Pascapenutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kota Payakumbuh, Sumatra Barat, akibat longsor, Kota Bukittinggi dan Kota Payakumbuh mengalihkan tempat pembuangan sampah ke TPA Air Dingin, Kota Padang.

Ratusan ton sampah dari dua kota tersebut dibuang ke TPA Air Dingin Padang setiap harinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Fadelan Fitra Masta membenarkan, sampah-sampah dari dua kota tersebut dialihkan pembuangan ke TPA Air Dingin, Kota Padang.

Namun, dia menambahkan, pihaknya masih mampu mengelola jumlah sampah yang masuk tersebut.

“Untuk Bukittinggi sampahnya yang masuk ke TPA Air dingin sejak Sabtu (23/12/2023), sampai kemarin sampahnya berjumlah 732.150 ton, sedangkan Payakumbuh yang masuknya sejak Jumat (29/12/2023), sampai kemarin total sampahnya mencapai 142,29 ton,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Padang sendiri setiap hari sampah yang masuk sebanyak 640 ton. Artinya, dengan jumlah ini TPA Air Dingin masih mampu menampung.

Untuk berapa lamanya sampah yang dihasilkan Kota Bukittinggi dan Kota Payakumbuh masuk ke Kota Padang, Fadelan Fitra mengaku belum mengetahui.

Namun, lanjutnya, sampai beberapa waktu ke depan sampah dari dua kota tersebut menurutnya tidak akan membuat penuh TPA Air Dingin, karena luasnya lokasi dan kapasitas TPA Air Dingin yang besar.

“Untuk berapa lamanya sampah dari Bukittinggi dan Payakumbuh masuk ke TPA Air Dingin belum diketahui. Jadi untuk beberapa waktu ke depan kita masih menerima sampah dan yang masuk dari dua Kota ini tidak akan memengaruhi penuhnya sampah di TPA Air Dingin, karena ukuran TPA kita ini sangat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, kapasitas kerja TPA Air Dingin untuk jumlah sampah yang masuk saat ini kita masih sangat bisa menampung, karena biasanya sampah yang dihasilkan Kota Padang juga sangat besar.

“Jadi, sampah-sampah ini belum mengganggu TPA Air Dingin,” tegasnya.

Perlu diketahui, pascabanjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Sumatra Barat beberapa waktu yang lalu sangat berdampak pada kerusakan fasilitas umum, termasuk kerusakan akses yang terjadi di TPA Regional Kota Payakumbuh, sehingga terjadi penumpukan sampah di beberapa daerah yang bergantungan ke TPA Regional Kota Payakumbuh. GBM

Facebook Comments Box

Bagikan: