Apresiasi Pemprov Sumbar untuk CSR Latih Masyarakat Mengolah Sampah

Ekonomi35 Dilihat

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asben Hendri mengapresiasi inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT PLN Indonesia Power UPK Teluk Sirih yang memberikan dukungan pelatihan pengolahan sampah kepada masyarakat di Kelurahan Flamboyan Baru yang tergabung dalam KUB Saiyo Sakato Mandiri.

Program ini membantu masyarakat memiliki skil mengolah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Hal itu disampaikan Asben dalam sambutannya saat Closing Pelatihan Pengolahan Sampah dan Serah Terima Bantuan CSR kepada KUB Saiyo Sakato Mandiri oleh PT PLN Indonesia Power UPK Teluk Sirih di Kota Padang.

“Yang penting saat ini bagaimana menumbuh kembangkan rasa peduli menjaga kebersihan, mulai dari diri sendiri di rumah tangga. Sampah saat ini jika tidak dikelola akan jadi masalah dan sumber penyakit, tapi jika dikelola akan bernilai ekonomi dan sumber pendapatan masyarakat,” kata Asben.

Apalagi, lanjutnya, lokasi KUB ini berada di kawasan Pantai Padang yang menjadi destinasi favorit kunjungan wisatawan, karena itu atas nama Pemprov Sumbar diapresiasi yang telah dilakukan PT PLN Indonesia Power UPK Teluk Sirih.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kadis Kominfotik Sumbar Siti Aisyah yang sebelumnya pernah menjabat Kadis Lingkungan Hidup dan telah menjalin kerjasama yang baik dengan PT PLN.

Dia berharap, kerjasama dengan BUMN seperti PT PLN melalui penyaluran CSR ke depannya bisa terus dilakukan.

“Saya apresiasi dan tentu akan terus mendukung kegiatan CSR seperti ini. Apalagi sebagai mantan kadis lingkungan hidup, semangatnya masih ada. Tapi sekarang kita akan dukung dari sisi publikasi,” jelasnya.

Pelatihan yang telah berlangsung selama satu bulan tersebut, menurut Manager UPK Teluk Sirih Feri Setiawan, menghadirkan narasumber yang memberikan ilmu kepada masyarakat tentang berbagai cara pengolahan barang yang selama ini dianggap sampah dan terbuang.

Cara pengolahan di antaranya mengolah minyak jelantah menjadi lilin aroma therapi dan sabun cuci. Selain itu, juga membuat eco enzym dengan memanfaatkan sisa sampah organik yang difermentasi.

Pada kesempatan yang sama, PT PLN Indonesia Power UPK Teluk Sirih juga menyerahkan bantuan CSR kepada KUB Saiyo Sakato Mandiri di antaranya berupa becak motor, perahu, mesin pencacah sampah, hingga jaring. “Kami berharap bantuan ini berguna membantu masyarakat,” tegas Feri.

Turut hadir dalam closing pelatihan tersebut perwakilan Dinas Kelautan Perikanan Sumbar, Dinas Perikanan Kota Padang, Camat Padang Barat, Lurah Flamboyan Baru, Ketua RT dan RW setempat, serta para peserta pelatihan. GBM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *