Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar) menghabiskan anggaran rata-rata Rp5 juta sampai dengan Rp7 juta per hari untuk mengangkut sampah dari Kota Payakumbuh ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Aie Dingin Kota Padang.

“Untuk mengirim sampah ke TPA Aie Dingin Padang rata-rata kita mengeluarkan anggaran biaya Rp5 juta sampai dengan Rp7 juta per hari. Tergantung berapa jumlah truk yang berangkat. Tapi rata-ratanya segitulah,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Desmon Corina di Payakumbuh.

Menurutnya, saat ini kondisi tumpukan sampah disejumlah titik di Kota Payakumbuh sudah mulai membaik.

Pasalnya, Desmon menambahkan, DLH Payakumbuh melakukan pembuangan ke TPA Aie Dingin Padang setiap hari dengan armada sebanyak 15 truk hingga 18 truk.

“Dulu sebelum terjadinya bencana longsor pada TPAS Regional, kita melakaukan pembuangan sampah ke TPA dua kali dalam sehari,” jelasnya.

Sekarang, lanjut Desmon, karena jarak antara Kota Payakumbuh dan Kota Padang lumayan jauh maka hanya bisa dilakukan satu kali dalam sehari per truk.

“Itulah sebabnya kemaren terjadi perlambatan alur pengiriman. Tetapi sekarang sudah bisa kita atasi,” ungkapnya.

Desmon menyebutkan bahwa Pemko Payakumbuh bekerjasama dengan TPA Aie Dingin Padang untuk menerima sampah dari Kota Payakumbuh terhitung sejak 3 Januari hingga 5 Maret 2024.

Saat ini, Desmon menegaskan, pihaknya tengah berupaya mencari solusi lain terkait pembuangan sampah usai kerjasama tersebut berakhir. “Iya tentu, kita harus memikirkan solusinya dari sekarang.” GBM

 

Facebook Comments Box

Bagikan: