Sebanyak 783 orang Kader Penyuluh KB se-Kabupaten Padang Pariaman yang terdiri dari 261 Tim Pendamping Keluarga (TPK), menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman dari Agustus sampai dengan November 2023.

Insentif tersebut diserahkan oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di Masjid Raya Padang Pariaman, baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Bupati Suhatri Bur menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras yang telah diberikan oleh kader penyuluh KB yang telah bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam penurunan angka stanting, dan merupakan orang-orang terbaik di Kabupaten Padang Pariaman.

“Ibu-ibu kader semua, Kami selaku Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang telah diberikan. Jangan pandang nilai insentifnya, tapi pandanglah apa yang telah ibu-ibu perbuat selama ini yang telah bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. ibu-ibu semua merupakan orang-orang terbaik untuk Padang Pariaman Berjaya,” katanya.

Suhatri Bur juga menyampaikan Kader penyuluh KB yang tersebar di seluruh Nagari-Nagari di 17 Kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman, harus bergerak dengan cepat dan maksimal dalam proses percepatan penurunan stunting.

“Saat ini, stanting di Kabupaten Padang Pariaman masih menjadi masalah serius dan menjadi fokus perhatian kita bersama. Kita harus terus berupaya secara maksimal dalam pencegahan dan penanganannya, karena ini merupakan tugas kita bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Suhatri Bur yang biasa di panggil Aciak ini, juga mengatakan sebagai kader penyuluh KB, dituntut harus pandai berkomunikasi dengan baik dalam mengahadapi masyarakat dan mengajak masyarakat untuk dapat hidup bersih dan sehat demi tercegahnya stunting di Kabupaten Padang Pariaman ini.

“Berkomunikasi dengan baik itu penting. Bagaiman kita mengajak masyarakat untuk dapat hidup bersih dan sehat demi pencegahan dan penurunan stanting sehingga Kabupaten Padang Pariaman terhindar dari stanting kedepanya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Elfi Delita mengatakan tentang pencapaian percepatan penurunan stanting untuk bulan november dan desember di tahun 2023, Kabupaten Padang Pariaman meraih tercepat tingkat Provinsi Sumatra Barat dalam pengimputan dan pelaporan.

“Pencapaian kita dalam percepatan penurunan stanting, saat ini Padang Pariaman merupakan kjabupaten tercepat dalam pengimputan dan pelaporan Elsimil terbaik di Sumatra Barat November dan Desember tahun 2023 ini,” jelasnya.

Turut hadir Satgas Stunting, Kepala Bidang di Dinas KB dan Korlab pendamping KB se-Kabupaten Padang Pariaman. GBM

Facebook Comments Box

Bagikan: