Pemprov Sumbar Tandatangani Komitmen Penyediaan Data Statistik Sektoral Berkualitas

Ekonomi26 Dilihat

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) berkomitmen dalam penyediaan data statistik sektoral yang berkualitas.

Komitmen itu ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar, Siti Aisyah, usai menandatangani piagam komitmen bersama untuk penyediaan data statistik berkualitas, bersama kepala dinas kominfo/kominfotik provinsi se-Indonesia, di The Stone Hotel, Legian, Bali.

“Komitmen ini sebagai bentuk nyata kolaborasi Pemprov Sumbar dalam penyediaan data statistik berkualitas dan berkelanjutan guna mewujudkan sistem statistik nasional yang andal, efektif dan efisien,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Siti Aisyah juga memberi saran agar pemerintah pusat lebih fokus untuk pemenuhan prinsip Satu Data Indonesia, yakni standar data, metadata, kode referensi dan interoperabilitas.

“Pemerintah daerah sangat mengharapkan dukungan pusat, bagaimana tatakelola data yang efektif untuk menghasilkan data berkualitas,” katanya.

Sebelumnya, Deputi Metodologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi saat membuka acara menyampaikan bahwa kebutuhan data statistik semakin kompleks dan sumber data makin berkembang, sehingga diperlukan pengelolaan data yang baik untuk menghasilkan data yang berkualitas.

“Kolaborasi bukan hanya jargon. BPS siap melaksanakannya dengan kementerian, lembaga, dan Pemda. Ini untuk memperkuat Sistem Statistik Nasional dan menghasilkan Statistik Resmi Negara yang objektif, independen, berkualitas, dan terpercaya,” ungkapnya.

Acara yang diinisiasi BPS Indonesia ini digelar 10 – 11 Juli 2024 di Bali. Hadir 243 peserta yang terdiri dari pejabat BPS Indonesia, Kepala BPS Provinsi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi, Koordinator Pembinaan Statistik Sektoral BPS Provinsi, dll.

Dalam rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi panel menghadirkan pemateri dari BPS, Kementerian Dalam Negeri, Kementrian Kominfo, Kementrian PANRB, Kementrian PPN/Bappenas, serta Biro Statistik Australia.

Peserta juga diajak benchmarking ke Pemerintah Provinsi Bali. Peserta dapat melihat secara langsung cara implementasi SDI dan penyediaan data statistik sektoral Pemprov Bali.

Dipilihnya Provinsi Bali sebagai tuan rumah dan lokus benchmarking tentunya bukan tanpa alasan, hal ini karena Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Bali menduduki peringkat pertama nasional. GBM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *