Pemko Padang Dukung Pelaku UMKM Untuk Tumbuhkan Ekonomi Daerah

Ekonomi, UMKM26 Dilihat

Pemerintahan Kota (Pemkot) Padang terus menumbuhkan perekonomian daerah melalui pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), karena mampu memberikan dampak dalam menyejahterakan masyarakatnya.

Menurut Wali Kota Padang Hendri Septa, dengan memanfaatkan 40.600 pelaku UMKM di Kota Padang tentu itu mampu akan menstabilitaskan perekonomian kota ini.

Allhamdulillah, pada saat ini pelaku UMKM di Kota Padang ada 40.000 lebih, hal itu akan mempengaruhi dalam kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya pekan ekonomi kreatif di Kota Padang,” ujarnya saat acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di kawasan wisata Pantai Padang, Jumat (16/9/2022).

Wali Kota Hendri menyatakan, pada saat ini Pemkota Padang telah mempersiapkan tim dalam berupaya menumbuhkan perekonomian daerah, sehingga pelaku UMKM yang ada di Kota Padang terus memperluas pasarnya agar semakin banyak peminatnya.

“Saya bersyukur, penutupan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dilaksanakan di Kota Padang. Hal ini semoga memberi motivasi kepada pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam pengembangkan pasar dagangannya,” katanya.

Susunan acara Gernas telah berjalan ke kota-kota yang ada di Sumatra Barat, dari pembukaan Kota Bukittinggi pada 12 April 2022 hingga penutupan di Kota Padang yang menjadi tuan rumah.

“Gernas BBI ini adalah langkah yang sangat strategis sebagai penggerak dalam pemulihan ekonomi di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Kegiatan dalam Gernas BBI Sumatra Barat 2022 dipusatkan di tiga kota, yaitu Kota Bukittinggi, Payakumbuh, dan Padang, diawali dengan grand opening yang dilaksanakan pada 12 April 2022 di Jam Gadang Bukittinggi oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif KemenkoMarves Odo R.M Manuhutu, dan Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf Yuana Rochma.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menuturkan, saat ini pelaku UMKM merupakan salah satu tulang punggung dalam penggerak perekonomian di Sumatra Barat, sehingga jumlah pelaku UMKM telah mencapai 600.000 unit.

“Dengan hal itu, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat berupaya dalam memberikan penguatan dan binaan bagi pelaku UMKM yang ada di Sumbar,” katanya.

Selain itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, telah ditargetkan dalam pertumbuhan perekonomian mencapai 1,7%, sehingga hal itu juga mampu berimbas banyaknya peluang lapangan kerja dan bisa menciptakan dua juta lapangan kerja baru.

“Hal ini juga didukung dengan kolaborasi antarpelaku UMKM. Kolaborasi ini sangat dibutuhkan dalam mempermudah meningkatkan perekonomian, menjadikan ujung tombak pelaku UMKM untuk menjadi yang terdepan sebagai mesin penggerak ekonomi Negara,” tuturnya.

Disisi lain, Sandiaga menegaskan, pada saat ini telah ada 21 juta pelaku UMKM terdaftar pada e-commerce atau perdagangan elektronik dan ditarget hingga 30 juta UMKM.

“Pelaksanaan Gernas BBI ini sangat menguntungkan, dikarenakan meningkatnya jumlah yang sangat signifikan, seperti yang dilaksanakan di Sumatra Barat ini,” tegasnya.

Sandiaga juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya sebatas bangga dengan produk buatan Indonesia, tapi juga harus membeli produk buatan indonesia agar memicu untuk terus bergeraknya perekonomian pada daerah tersebut. GM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *