Tanggulangi permasalahan sampah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Algamar, meminta keseriusan Aparatur Sipil Negara (ASN) bergabung dalam keanggotaan bank sampah.

Hal tersebut disampaikan Andree Algamar, saat memimpin apel pagi di tiga Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No. 1, Kecamatan Padang Barat, Senin (20/11/2023).

“Saya mendapat informasi dari Plt Kadis Lingkungan Hidup Kota Padang terkait sampah. Dalam sehari, Kota Padang dapat menghasilkan 650 ton sampah. Sebanyak 100 ton diambil bank sampah dan sisa 550 ton sampah bermuara pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin,” jelasnya.

Untuk itu, Sekda menekankan bahwa ajakan kepada ASN menjadi anggota bank sampah jangan dianggap angin lalu, karena penanggulangan sampah dapat terjadi pada masyarakat jika ASN mampu menjadi contoh yang baik.

“Terkait hal baik dalam mengurangi sampah ini, jangan dianggap angin lalu. wajib dilaksanakan,” jelasnya.

Kalaupun ada kegiatan, Sekda meminta supaya kudapan saat acara dapat dihabiskan. Sebab, dari 550 ton sampah yang sampai pada TPA Air Dingin, sebanyak 65% sampah berasal dari sisa makanan.

“Jadi, kalau ada makan siang bersama atau snack bersama, jangan OPD yang buang-buang makanan. Kalau dirasa tidak habis, sisihkan,” ungkapnya.

Selain kegiatan di lingkungan kerja, juga berlaku dalam kegiatan bermasyarakat. Jelas Sekda, seperti pergi hajatan untuk mengambil makanan secukupnya.

“Ini juga diarahkan kepada bapak-bapak, ibu-ibu ketika pergi hajatan. Jangan mengambil banyak-banyak, tidak habis dan lalu dibuang. Itu bermuara di TPA sana. 550 ton per hari, 65% dari itu adalah sampah sisa makanan,” tuturnya.

Selain itu, Sekda juga menyampaikan agar ASN tetap jaga kesehatan, menjaga pola makan, mengurangi karbohidrat dan banyak olahraga.

“Saya mengingatkan kepada kawan-kawan, jaga kesehatan, menjaga pola makan, kurangi karbohidrat, serta banyak berolahraga,” tuturnya.

Sekda menambahkan, itu juga sejalan dengan ASN yang sibuk dengan pekerjaan, jika dirasa ingin mengambil cuti karena belum untuk diberikan haknya.

“Jangan terbawa stres dengan pekerjaan, nikmati. Kalau belum ada cuti, ambil cuti. Karena cuti itu hak,” katanya. GBM

Facebook Comments Box

Bagikan: