Sistem Satu Jalur Hari Pertama Padang-Bukittinggi Berjalan Baik

Ekonomi14 Dilihat

Penerapan sistem satu arah atau one way jalur Padang-Bukittinggi mulai dari Sicincin-Padang Luar dan sebaliknya dari Padang Luar-Sicincin via Malalak pada hari pertama berjalan lancar meskipun ada beberapa catatan yang harus disikapi.

“Kita melakukan monitoring bersama Wakil Gubernur Audy Joinaldy Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Barat (Sumbar) Dedi Diantolani kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).

Secara umum bisa dikatakan berjalan dengan baik, lanjutnya, waktu tempuh dari Sicincin-Padang Luar sekitar 60 menit, demikian juga dari Padang Luar menuju Sicincin via Malalak.

Dedi menyatakan, hal ini jauh lebih baik dari pada tahun lalu yang tidak menerapkan sistem satu jalur.

Waktu tempuh tahun 2022 dari Sicincin-Padang Luar bisa mencapai dua jam hingga tiga jam, bahkan bisa jauh lebih lama tergantung parahnya kemacetan.

Namun, Dedi mengakui masih ada beberapa catatan dalam pelaksanaan sistem itu d iantaranya masih terjadi kemacetan menjelang perempatan Padang Luar, karena titik itu menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari dua arah.

“Kendaraan dari arah Bukittinggi menuju jalan alternatif Malalak-Sicincin juga harus melalui persimpangan itu, sehingga arus lalu lintas bertemu dengan kendaraan dari arah Padang yang menuju Bukittinggi,” jelasnya.

Dedi menambahkan, untuk mengatasi hal itu perlu dukungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, serta Kepolisian Resor Bukittinggi untuk melakukan rekayasa lalu lintas, sehingga kendaraan tidak terlalu menumpuk di persimpangan Padang Luar.

Sementara itu, Akademisi Universitas Andalas (Unand) Yossyafra menjelaskan, sistem one way direction (satu arah), merupakan salah satu penerapan isi dari pengumuman Gubernur Provinsi Sumatra Barat Nomor 550/317/ DISHUB-SB/IV/2023 tentang Pengaturan Lalulintas Jalan selama Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2023 M/1444H.

Pilihan one way direction merupakan satu alternatif pilihan dari sejumlah strategi yang ada pada Manajemen dan Rekayasa Lalulintas jalan.

Rekayasa lalulintas satu arah diberlakukan mulai Rabu 19 April 2023 hingga Selasa 25 April 2023. Setiap harinya dalam periode tersebut lalulintas satu arah diberlakukan dari pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Kendaraan dari arah Padang ke Bukittinggi, diberlakukan lalulintas satu arah dari Simpang Sicincin terus Padangpanjang hingga Padang Lua.

Sebaliknya kendaraan dari arah Bukittinggi ke Padang, melewati Padang Lua-Simpang Balingka-Malalak-Simpang Koto Mambang-Sicincin.

Dia menegaskan dari monitoring yang dilakukan, Rabu, pukul 12.30 WIB di Simpang Sicincin, Padangpariaman bersama Wakil Gubernur Sumbar, Kadis Perhubungan, Kadis Pariwisata, Dirlantas Polda, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat III, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III, Kepala Cabang PT Jasa Raharja, Pengamat Transportasi, Akademisi, ada beberapa catatan positif.

Hal positif itu di antaranya lalu lintas lancar di Simpang Sicincin, hingga Padangpanjang, Koto Baru.

Tercatat waktu tempuh Sicincin ke Padangpanjang hanya 30 menit (19 km), sampai Koto Baru sekitar 40 menit (32 km). Begitu juga dari arah Padang Lua ke Malalak, sangat lancar.

Namun, sedikit catatan kemacetan terjadi di Simpang Padang Lua untuk lalu lintas dari arah Padangpanjang, tercatat waktu macet arah tersebut bisa sampai 25 menit.

Menjadi catatan bahwa pengaturan rekayasa lalu lintas di Simpang Padang Lua perlu menjadi perhatian pihak terkait, untuk jangka panjang nanti dengan melakukan perubahan geometrik atau alternatif lainnya, termasuk perekayasaan lalu lintas saat implementasi di lapangan.

Potensi kemacetan juga akan terjadi di beberapa simpang di kawasan sekitar Bukittinggi dan Kabupaten Agam, seperti simpang Jambu Aia, Simpang Bypass Aua Kuniang. Antrian kendaraan juga tercatat di Simpang Koto Baru dari arah Simpang Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang.

Limpahan kendaraan dari arus lalu lintas di kawasan simpang Padang Lua memang sudah diprediksi. Antrian kendaraan yang relatif panjang juga terjadi dari dan ke arah Matur, Maninjau, Lubuk Basung. GBM

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *