Pemimpin yang Sukses Harus Memiliki Semangat untuk Membangun, Memimpin dan Memajukan Sumbar

Sosial20 Dilihat

Bunda GenRe Sumatra Barat (Sumbar) Ummi Harneli Mahyeldi memberikan pembekalan kepemipinan kepada sedikitnya 1.000 lebih siswa SMAN 4 Padang di halaman gedung sekolah tersebut, Jumat (4/8/2023).

Pembekalan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang rutin dilakukan setiap Jumat pagi di SMAN 4 Padang yang diberi nama Pendidikan Karakater Berbasis Tahfiz Kuliah Karakter dan Motivasi Aplikasi (Pendekartakesi).

Ummi Harneli dalam pemaparannya selama kurang lebih satu jam, berbagi tips dan motivasi menjadi seorang pemimpin.

Menurutnya, untuk menjadi pemimpin yang sukses harus memiliki semangat untuk membangun, memimpin dan memajukan daerahnya dengan semangat kolaborasi dan sinergi yang baik.

Selain itu, bonus demografi yang didapatkan Indonesia dengan 70% penduduknya berusia produktif pada tahun 2045 mendatang harus menjadi kekuatan yang bisa meneggakkan kepala bangsa Indonesia diantara negara lain di dunia.

Untuk menghancurkan sebuah negara hancurkan generasi mudanya, di antaranya melalui penyalahgunaan narkoba, pornografi hingga LGBT yang mengakibatkan HIV AIDS, dan Indonesia menjadi salah satu negara sasaran.

“Makanya ini harus menjadi perhatian kita semuanya. Jangan sampai anak-anak ummi yang cantik-cantik dan gagah-gagah ini menjadi korbannya. Ananda nanti yang insyaallah jadi pemimpin di masa yang akan datang,” ujar Ummi Harneli dalam situs sumbarprov.go.id.

Dia memberi tips, untuk menguatkan sisi religius generasi muda yang akan membentengi dari segala hal merusak.

Sebagai seorang muslim misalnya, menurut Ummi, jangan tinggalkan shalat, itu yang utama, kemudian tinggalkan perbuatan yang sia-sia dan menjauhi pergaulan bebas.

“Anak-anak Ummi, mari kita jaga diri kita. Menjaga dari seks bebas, menjaga dari narkoba. Kalau cinta pada bangsa dan negara ini, jangan coba-coba, sudah banyak korbannya,” jelasnya.

Di SMAN 4 Padang, Ummi Harneli juga menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi Undang-undang dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sekolah, yang digelar oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumbar. GBM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *