Wakil Gubernur Sumatra Barat (Wagub Sumbar) Audy Joinaldy didampingi oleh Kepala Bappeda Sumbar, Kepala Dinas BMCKTR Sumbar dan Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar melakukan pertemuan dengan Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, beserta jajaran, di Jakarta, baru-baru ini.

Pertemuan tersebut membahas kelanjutan Jalan Tol Sicincin – Bukittinggi, flyover Sitinjau Lauik, penataan Kelok 9 dan usulan Inpres jalan daerah dapat kembali masuk dalam proyek strategis nasional.

“Kita datang karena kita serius, apalagi apa yang kita usulkan ini telah menjadi kebutuhan mayoritas masyarakat di Sumbar. Bahkan sebelumnya, hal ini juga telah dibahas Gubernur dengan Menteri PUPR pada awal Januari lalu. Artinya sekarang kita sifatnya melakukan follow up kembali agar menjadi lebih matang,” ungkap Wagub usai pertemuan.

Mengenai penataan Kelok 9, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar tahun ini akan menyusun masterplan penataannya, yang kemudian setelah masterplan selesai akan diajukan kepada kementerian PUPR untuk pembangunannya.

Dalam kesempatan ini juga didiskusikan mengenai pembangunan flyover Sitinjau Lauik, dengan ditargetkan pada Semester 1/2024 ini, proses tender KPBU sudah selesai dan diharapkan segera dimulai pembangunannya.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian menyebutkan, sejumlah usulan dari Pemprov Sumbar akan segera dilaporkannya kepada Menteri PUPR untuk kemudian dibahas dalam rapat lintas kementerian.

“Khusus untuk flyover Sitinjau Lauik, dalam Semester 1 ini ditargetkan proses tender KPBU bisa selesai,” jelasnya.

Menurut Hedy, jika sejumlah usulan tersebut disetujui, diharapkan komitmen dari pemerintah daerah untuk percepatan dalam pembebasan lahan, dengan tujuan agar nantinya proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai harapan. GBM

 

Facebook Comments Box

Bagikan: