Pemerintah Kota Padang membentuk Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) menjadi garda terdepan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mengatasi dan mengantisipasi permasalahan pada keluarga.

Kabid Dalduk Pergerakkan DP3AP2KB Kota Padang Andi Amir menyatakan, Kampung KB sekarang ini diarahkan jadi setingkat kelurahan dan beda, kalau dulu Kampung KB berbasis RW.

“Perubahan tersebut untuk lebih mengintegrasikan Kampung KB dengan kelurahan, agar geraknya lebih aktif, dan kreatif,” ujarnya saat Sosialisasi tentang Kampung Keluarga Berkualitas di Balai Penyuluh KB Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (22/11/2022).

Jadi, lanjut Andi Amir, Kampung KB tak hanya mengurusi penggunaan kontrasepsi untuk mengendalikan kelahiran saja. Masalah keluarga tidak hanya kontrasepsi saja.

Semuanya harus ditangani, makanya Kampung KB hadir untuk itu dan terintegrasi dengan berbagai lembaga agar koordinasi bisa luas dalam mengatasi masalah.

Menurut Andi Amir, lingkup kelurahan membuat kader-kader Kampung KB, bergerak lebih leluasa dan berbagai kegiatan, serta fasilitasi bisa dilakukan kader lebih baik lagi, misalnya menyediakan konseling psikologis, edukasi stunting, sampai pencegahan masalah sosial kemasyarakatan.

Maka dari itu, dia menambahkan, Kampung KB menjadi garda terdepan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan kesejahteraan.

“Termasuk masalah stunting hingga penguatan ekonomi dan pembangunan invrastruktur dapat diatasi melalui Kampung KB,” ungkapnya.

Pada kesempatan sosialisasi hadir perwakilan Kecamatan, Lurah, Ketua Pokja Kampung Keluarga Berkualitas, Penyuluh KB dan Perwakilan Puskesmas. GM

 

Facebook Comments Box

Bagikan: